Tampilkan postingan dengan label dasar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dasar. Tampilkan semua postingan

10 April 2015

Pengertian Time To Live (TTL)

Pengertian TTL (Time To Live) pada jaringan komputer akan saya jelaskan pada entry ini.
Silahkan memperhatikan penjelasan di bawah ini (saya kutip dari sebuah slide pada materi MTCRE).

=====

1. TTL (Time To Live) adalah suatu nilai pada paket data (header IP) yang menyatakan berapa lama paket tersebut bisa beredar/berjalan -jalan dalam jaringan.
2. Nilai TTL menentukan paket harus diteruskan ke router selajutnya (next hop router) atau di-discard.
3. Nilai default TTL adalah 64 maksimum 255(8bits) dan nilainya akan berkurang 1 setiap paket data melewati router (layer 3), beberapa saat sebelum forwarded decision.
4. Router tidak akan melewatkan traffik ke route selanjutknya apabila TTL yang dia terima bernilai 1
=====

Istilah TTL sering kita jumpai pada saat kita melakukan "ping" pada suatu jaringan komputer.
Nilai TTL ini menunjukkan berapa lama paket data tersebut bisa beredar dalam suatu jaringan. Ketika suatu packet data melewati router maka nilai TTL yang diterima akan berkurang 1.

Router tidak akan melewatkan traffic ke route selanjutnya apabila TTL yang diterima oleh router bernilai 1. Agar lebih jelas, silahkan melihat gambar di bawah ini.

Cara merubah nilai TTL yang melewati router mikrotik, dapat dilihat pada link berikut. <<mengubah ttl mikrotik>>. Untuk mengubah nilai default TTL windows OS, dapat dilihat juga pada link berikut. <<mengubah ttl windows>>. Untuk melihat salah satu contoh penerapan/implementasi dari pengubahan TTL dapat dilihat pada link berikut. <<internet hanya bisa digunakan di satu perangkat>>.

Persiapan Lab Menggunakan GNS3 [Part 1]


Tutorial-tutorial yang akan saya sampaikan pada entry blog selanjutnya, sebagian besar saya simulasikan menggunakan aplikasi GNS3 yang running di windows Operating System. Silahkan ikuti entry ini untuk menyiapkan GNS3, sehingga dapat mengikuti tutorial yang akan saya sampaikan pada entry berikutnya dengan mudah.

GNS3 merupakan sebuah aplikasi simulator yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan simulasi jaringan komputer. Simulasi jaringan menggunakan mikrotik RouterOS juga dapat dilakukan menggunakan aplikasi ini. Cocok bagi yang ingin belajar mikrotik namun belum mempunyai mikrotik router.


A. Install Aplikasi GNS3

1. Download aplikasi gns3 free pada situs resmi <<http://www.gns3.com>>.
2. Install Aplikasi GNS3 yang sudah di-download.


B. Membuat Mikrotik Qemu Image

Pada tutorial penggunaan GNS3 ini, saya menggunakan qemu sebagai virtualisasi routerOS. Pembuatan Mikrotik RouterOS qemu image sebaga berikut,

1. create file "mikrotik-6.img" (nama file silahkan diubah sesuai keinginan).
- Masuk ke directory gns3 melalui cmd. Pada contoh gambar di bawah, directory gns3 ada pada C:\"Program Files"\gns3, maka
- cd C:\"Program Files"
- cd gns3

- setelah masuk ke directory gns3, create qemu image dengan nama "mikrotik-6.img" (nama file silahkan diubah sesuai keinginan).

qemu.exe create mikrotik-6,img -f qcow2 2G
qemu-img.exe create mikrotik-6,img -f qcow2 2G

2. Install mikrotik melalui qemu.

Pada tahap ini, kita membutuhkan file *.iso mikrotik routerOS yang dapat didownload pada <<http://www.mikrotik.com/download>>.  Tempatkan file *.iso mikrotik routerOS yang sudah didownload ke dalam directory gns3, dan jalankan perintah berikut untuk menginstall mikrotik routerOS.

qemu.exe -L . -m 512 -hda mikrotik-6.img -boot d -localtime -cdrom mikrotik-6.0rc12.iso

Apabila file *.iso routerOS tidak ditempatkan di directory gns3, dapat menjalankan perintah berikut,

qemu.exe -L . -m 512 -hda mikrotik-6.img -boot d -localtime -cdrom "lokasi file *.iso"


Setelah instalasi routerOS selesai, maka hasil instalasi tersebut akan disimpan pada file "mikrotik-6.img" yang telah kita buat sebelumnya.


C. Memasukkan mikrotik-6.img ke dalam GNS3

Langkah selanjutnya adalah membuat device virtual baru pada GNS3 dengan memanfaatkan OS yang ada pada mikrotik-6.img.

1. Membuat simbol router mikrotik, Klik Edit > Symbol Manager


2. Masukan qemu mikrotik ke dalam GNS3, Klik Edit > Prefrences > Tab Qemu Guest


3. Lakukan Test Settings, hal ini untuk mengetahui apakah yang telah dikonfigurasi sudah benar atau belum


4. Langkah terakhir, yaitu melakukan pengujian


Pada tahap ini, kita telah membuat device mikrotik routerOS virtual pada GNS3.

Agar PC asli kita dapat terhubung dengan device virtual mikrotik routerOS ini, diperlukan pembuatan interface loopback pada PC sehingga kita dapat meremote device virtual mikrotik routerOS.
tutorial menghubungkan device virtual dengan PC asli dapat dilihat pada entr blog selanjutnya.

Silahkan kunjungi link berikut untuk melihat video tutorial yang membahas entry ini. <<menunggu link jadi>>.

Persiapan Lab Menggunakan GNS3 [Part 2]




Pada entry sebelumnya <<persiapan lab [part 1]>> kita telah membuat device mikrotik routerOS virtual pada GNS3.

Pada entry ini, akan disampaikan teknik menghubungkan device virtual GNS3 dengan PC asli.


A. Membuat loopback interface

Sebelum menghubungkan device virtual GNS3 dengan PC asli, kita perlu membuat interface loopback pada PC asli, interface loopback inilah yang dapat dihubungkan dengan interface device virtual GNS3. Seperti halnya interface host-only adapter ketika ingin menghubungkan OS virtual dengan PC asli.

Pembuatan loopback interface dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut,

1. Tekan tombol windows + R pada keyboard untuk membuka system "run" pada windows, isikan "hdwwiz" pada kotak dialog "run", kemudian klik "OK".


2. Selanjutnya, klik next -> pilih advance





3. Pilih "Network Adapter" -> next



4. Tunggu Sebentar kemudian akan muncul beberapa list hardware, pilih Microsoft -> Microsoft Loopback Adapter



5. Klik Next -> Klik Next Masuk Proses instalasi interface





B. Menghubungkan ke PC Asli / PC Host

Setelah membuat interface loopback pada PC Asli, agar dapat terhubung ke device virtual mikrotik routerOS silahkan ikuti langkah-langkah berikut,

1. Buka aplikasi GNS3, tambahkan device mikrotik pada halaman kerja GNS3.

2. Tambahkan device cloud, device cloud inilah yang nantinya dianggap sebagai PC asli kita.

14

3. Tambahkan loopback interface pada device cloud. Klik dua kali pada Cloud kemudian di tab NIO Interface tambahkan loopback adapter yang telah dibuat.

15

4. Dari router ke cloud kita tidak bisa langsung menghubungkan ke device virtual mikrotik, kita perlu menambahkan Ethernet Switch untuk menghubungkanya.

Tambahkan device switch, kemudian hubungkan tiga device tersebut seperti gambar di bawah ini.

16

5. Setelah ketiga device tersebut dihubungkan, klik tombol "play" pada GNS3 untuk menghidupkan mikrotik routerOS. Setelah mikrotik routerOS running, coba akses dari PC asli ke device virtual mikrotik routerOS tersebut menggunakan winbox.

17
18


Video tutorial yang membahas entry blog ini dapat dilihat pada entry selanjutnya.